Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Juni 2010

Dagelan Penggerebegan Teroris


Seorang wartawan senior, Hanibal Wijayanta (ANTV) menuliskan berbagai kejanggalan dalam penyergapan tersangka teroris yang dilakukan oleh densus 88. Tulisan tersebut dimuat dalam facebooknya tertanggal 13 Mei 2010 dan banyak dikutip secara bebas oleh situs maupun milis lainnya. Berikut tulisan lengkap beliau!

Ada banyak kejanggalan dalam operasi penggerebegan teroris di Solo hari ini. Ada apa sebenarnya?

Beberapa hari terakhir masyarakat kembali dikejutkan oleh operasi penangkapan dan penembakan
teroris. Pekan lalu, belasan orang ditangkap di kawasan Pejaten, yang hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari markas Badan Intelijen Negara (BIN). Rabu siang lalu (12/5) sekelompok orang ditangkap di Cikampek, Jawa Barat, dan menewaskan dua orang di antara mereka. Beberapa jam kemudian, tiga tersangka teroris juga diterjang timah panas polisi dan tewas saat turun dari taksi di keramaian jalan Sutoyo Siswomihardjo, kawasan Cililitan, Jakarta Selatan.

Lewat corong media massa, polisi mengatakan bahwa mereka adalah tersangka
teroris. Awalnya polisi baru mengatakan bahwa mereka terlibat dalam kasus teroris Aceh yang ditangkap dan didor dua bulan lalu. Belakangan, polisi mengatakan bahwa mereka juga terlibat kasus bom Marriott dan bom Kedubes Australia. Bahkan kabarnya salah seorang tersangka yang ditembak polisi adalah Umar Patek, salah satu pelaku Bom Bali I, yang sempat diberitakan tewas di Filipina.

Hari ini, Kamis (13/5) polisi ternyata sudah langsung bergerak ke Solo, termasuk komandan lapangan Densus 88 Kombes Muhammad Syafei yang sampai kemarin sore masih berada di Cikampek. Sang Kombes juga sempat memberikan clue kepada tim liputan kami bahwa, "Akan ada gunung meletus di Solo." Di Solo polisi ternyata menangkap tiga orang tersangka, entah di mana ditangkapnya, kemudian menyerbu sebuah rumah bengkel. Di tempat inilah polisi menemukan sepucuk M-16, pistol, peluru, dan buku-buku jihad (!)... Hmmm... Sigap nian polisi kita.

Namun ada yang menarik dalam penggerebegan
teroris di Solo kali ini. Sebab, sebelum penggerebegan itu, polisi sempat menggelar brieffing terlebih dahulu dan persiapan-persiapan seperlunya di sebuah rumah makan. Di tempat itu pula -di pinggir jalan- mereka baru memakai rompi anti peluru setelah melempar-lemparkannya sebentar di antara mereka, memasang sabuk, penutup kepala, senjata api dan persiapan-persiapan lain. Beberapa warga yang melintas sempat menonton mereka show of force, dan terkagum-kagum heran melihat semua persiapan itu. "Wah, iki Densus 88 yo, Mas, edan tenan...," kata seorang warga.

Acara persiapan pra penyerbuan yang sangat terbuka seperti ini tentu saja jarang terlihat pada penggerebegan sebelumnya. Pada penyerbuan-penyerbuan sebelumnya, biasanya polisi sudah memakai pakaian tempur lengkap dan masuk ke lokasi di malam hari atau pagi buta. Sementara pada acara persiapan tadi pagi, matahari sudah mulai hangat di tengkuk. Saat itu sebenarnya beberapa wartawan cetak dan elektronik sudah mulai berdatangan ke rumah makan itu. Sayang mereka tidak berani mengambil momentum bersejarah ini...

Nah, setelah semua anggota lapangan memakai peralatan rapi, mereka lalu masuk ke mobil dan langsung bergerak. Hanya bergerak sebentar tiba-tiba mobil-mobil Densus 88 itu berhenti. Para anggota lapangan pun bergerak mengepung sekitar lokasi dan kemudian memasuki rumah yang dipakai menjadi bengkel itu. Para wartawan yang mengikuti mereka sampai tergopoh-gopoh karena terkejut. Mereka tidak mengira rumah sasaran sedekat itu. Tahukah anda, berapa jaraknya dari rumah makan tadi? Hanya 200 meter, dan terlihat jelas dari restoran tadi!!

Maka drama penggerebegan yang tidak lucu itu pun terjadi. Para wartawan bisa mendekat ke TKP bahkan sampai ke pintu rumah bengkel tadi. Para anggota Densus 88 itu pun bisa diambil gambarnya dalam jarak dekat. Mereka sama-sekali tidak berusaha menghalangi atau melarang, mereka juga tidak mengusir para wartawan. Para petugas membiarkan para cameraman televisi mengambil gambar hingga di pintu rumah itu, dan bisa mengambil gambar ketika anggota densus 88 berada di salah satu ruangan.

Dalam rekaman para cameraman televisi, Lazuardi reporter/cameraman Metro TV dan Ecep S Yasa, dari TV-One tampak diberi privilege untuk mengambil gambar terlebih dahulu dari wartawan lain. Meskipun demikian mereka juga sempat disuruh keluar terlebih dahulu, "Nanti dulu-nanti dulu, belum siap," kata seorang anggota Densus 88. Para wartawan sempat bertanya-tanya, apanya yang belum siap. Namun ketika boleh masuk, para wartawan melihat bahwa barang bukti sudah tersusun rapi di lantai.

Yang sangat menarik, bagi wartawan yang sudah biasa meliput penangkapan
teroris, tampak jelas dari bahasa tubuh mereka, bahwa para anggota Densus 88 itu tidak menunjukkan tanda-tanda stres yang menyebabkan adrenalin melonjak. Mereka tampak lebih santai dari pada ketika mereka menggerebeg tersangka teroris sebelumnya. Bahkan mereka menunjukkan kegembiraan yang janggal ketika saling mengacungkan jempol, tos dan sebagainya, setelah operasi dinyatakan berhasil.

Perilaku yang aneh juga tampak ketika para perwira Densus 88 termasuk komandan lapangan mereka, Kombes Muhammad Syafei datang ke rumah bengkel itu dan mau diambil gambarnya oleh para wartawan, bahkan dalam posisi close-up. Padahal selama ini dia dikenal paling alergi dengan kamera wartawan. Tak segan-segan ia menyuruh wartawan mematikan camera atau menghapus gambar yang ada dirinya.

Kejanggalan pun semakin lengkap ketika beberapa warga mengakui bahwa sebenarnya sehari sebelumnya rumah bengkel itu sudah didatangi sejumlah orang bertampang tegap, yang menurut warga adalah polisi.... "Ya mirip mereka-mereka itu, mas...," kata mereka.

Lalu, apa artinya semua ini?

Source : Hanibal Facebook

Selasa, 17 Maret 2009

Bersatunya Negeri-negeri Islam, Wajib!

Kaum muslimin adalah ummat yang satu, yang berbeda dengan ummat-ummat lainnya. Allah SWT telah menyatukan kaum muslimin karena kesamaan aqidahnya (keimanannya kepada Allah dan RasulNya). Rasulullah saw telah berhasil menerapkan sistem dan hukum Islam dalam seluruh aspek kehidupan sejak berdirinya Negara Islam yang pertama kalinya di kota Madinah, kemudian penerapan sistem dan hukum Islam di bawah kekuasan Islam itu berlanjut di masa Khulafa Rasyidin, lalu Kekhilafahan di masa Umayyah, Abasiyah, hingga akhirnya masa Khilafah Islamiyah Utsmaniyah.

Kaum muslimin saat itu memiliki hanya satu pemimpin (Khalifah), memiliki satu sistem dan hukum, yaitu sistem dan hukum Islam, mempunyai satu wilayah yang amat luas yaitu Daulah Khilafah Islamiyah, memiliki kekuasaan politik dan militer yang siap menjaga penerapan sistem dan hukum Islam, yang siaga memelihara kesatuan wilayah Islam yang saat itu memanjang dari wilayah Maroko hingga Merauke melindungi jiwa, harta dan kehormatan kaum muslimin dimana saja mereka berada, menghancurkan kebathilan dan kekufuran yang diemban oleh musuh-musuh Islam, merendahkan kemusyrikan dan kekafiran, meninggikan Islam dan memuliakan kaum muslimin.

Pada masa Khilafah Islamiyah Utsmani itulah Kesultanan Islam Ternate, Tidore, Bacan dan Jailolo bergabung dalam naungan Daulah yang satu. Pada zaman itu pula wilayah Papua berada di bawah kekuasaan Kesultanan Islam Tidore. Artinya daerah yang ada di Kepulauan Maluku maupun Papua adalah negeri-negeri Islam yang bergabung dengan kekuasaan Islam tanpa peperangan hingga tanahnya dikelompokkan menjadi tanah أ¢â‚¬?usyriyah (Ardlu al Usyriyah). Sama dengan wilayah Maluku dan Papua, juga daerah-daerah di Aceh, Minangkabau, Riau, Malaka (Malaysia), Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Lombok dsb. Semua itu tergabung dalam tanah usyriyah, karena penduduknya pada masa dahulu memeluk Islam tanpa peperangan/kekerasan dan bergabung dengan Kesultanan Islam lainnya, seperti Kesultanan Islam Pasai, Malaka, Banten, Demak, Gowa dll, hingga datang kaum Imperialis dari Eropa seperti Portugal, Spanyol, Inggirs, Belanda ke negeri-negeri Islam di kawasan Asia Tenggara.

Saat itu kaum muslimin amat memahami pentingnya kesatuan wilayah Islam, sebab Rasulullah saw telah melarang seorang muslim untuk melepaskan diri dari Jamaah kaum muslimin (Daulah Khilafah slamiyah), sebagaimana hadits yang diriwayatkan melalui Arfajah:

“Siapa saja yang datang kepada kamu sekalian sedangkan urusan kalian berada di tangan seseorang (Khalifah) kemudian dia hendak memecah belah kesatuan jamaah (Daulah Khilafah Islamiyah) kalian, maka bunuhlah dia.” (HR. Muslim no. 3443).

Hadits ini melarang seorang muslim untuk melepaskan keterikatannya dari Khilafah Islamiyah, sekaligus memerintahkan kepada Khalifah untuk memberi hukuman yang amat keras, yaitu dibunuh (apabila tidak bertobat dan kembali bersama Jamaah kaum muslimin).

Perpecahan Wilayah Bukan Ajaran Islam

Dalam sebuah hadits Rasulullah saw. bersabda:

“Jika dibai’at dua orang khalifah, maka bunuhlah yang kedua“.

Secara manthuq, hadits itu melarang adanya lebih dari satu kekuasaan yang memerintah kaum muslimin. Dan mafhum hadits itu adalah tidak boleh adanya lebih dari satu negara bagi kaum muslimin. Atas dasar itu, negeri-negeri Islam yang berada di bawah satu negara wajib tetap berada dalam satu kekuasaan itu, yakni menyatu menjadi satu negeri.

Dengan demikian, pemisahan negeri kaum muslimin, sekalipun mayoritas penghuni negeri itu adalah orang-orang non muslim, tidak bisa dibenarkan karena itu bukanlah ajaran Islam. Lebih dari itu, setiap upaya memisahkan negeri Islam yang satu dengan yang lain adalah rekayasa imperialis Barat sebagaimana yang terjadi di berbagai negeri Islam. Setelah mengalahkan Khilafah Utsmaniyah, Barat mencaplok negeri-negeri kaum muslimin. Kemudian mereka membuat peta baru, membagi negeri-negeri Islam menjadi dunia Islam dan Dunia Arab. Dunia Arab yang kurang lebih seluas Indonesia mereka pecah belah menjadi lebih dari 23 negara. Duna Islam mereka pecah belah pula. India menjadi India dan Pakistan, lalu Pakistan menjadi Pakistan dan Bangladesh. Tanah Jawa Melayu mereka pecah menjadi Indonesia dan Malaysia, lalu Malaysia menjadi Malaysia dan Singapura. Dan kini Indonesia siap mereka buat menjadi berkeping-keping. Setelah?آ Timor-Timur mereka pisahkan. Kini mereka melirik Papua dan Aceh. Berkaitan dengan pemisahan wilayah yang banyak orang Nasraninya, kita tentu tidak lupa bagaimana mereka memprovokasi wilayah Balkan agar terlepas dari Khilafah Utsmaniyah pada akhir abad 19 dan dengan rekayasa busuk memecah wilayah Syam menjadi propinsi Siria dan Lebanon. Sejak itu Lebanon dikuasai oleh orang-orang kafir (lihat Shabir Ahmad dan Abid Karim, Akar Nasionalisme di Dunia Islam).

Dari dulu hingga kini kita tahu bahwa yang dicari oleh para penjajah Barat adalah kekayaan. Terkenal slogan imperialis, Gospel Gold Glory. Maka, apakah kaum muslimin saat ini masih juga dapat ditipu oleh rekayasa mereka menguasai bumi kaya Irian? Selama ini mereka sudah mengeruk tembaga, perak dan emas di lokasi tambang PT. Freeport, Timika. Mungkin mereka ingin lebih save dalam mengeksploitir bumi kaya itu? Tentulah mereka sudah meneliti berbagai kekayaan lain (di luar lokasi Freeport) yang akan lebih susah kalau masih tetap bersatu dengan Indonesia?

Ya, demokratisasi yang mereka pompakan di negeri ini tak lain dan tak bukan adalah demi kepentingan mereka yang kapitalistik. Marilah kita perhatikan ucapan salah seorang penasehat keamanan nasional Bill Clinton dalam sebuah pidatonya, 21 September 1993: “Kita harus menyebarkan Demokrasi dan ekonomi pasar bebas, karena hal ini akan dapat menjaga kepentingan-kepentingan kita, memelihara keamanan kita, dan sekaligus mendemonstrasikan nilai-nilai anutan kita, nilai-nilai Amerika yang luhur.”

Dominasi dan kekuatan ekonomi serta perdagangan AS mampu mengguncang dan menghancurkan ekonomi maupun perdagangan suatu negeri atau bahkan suatu kawasan tertentu. Melalui IMF, Bank Dunia dan lembaga internasional lainnya, AS begitu juga negara-negara Barat lainnya mengeruk kekayaan negeri-negeri miskin yang mayoritasnya terdiri dari negeri-negeri Islam. Dengan dalih Demokratisasi, Globalisasi, Pasar Bebas, Transparansi, HAM, dan Pluralisme, mereka menebar racun yang mengakibatkan instablitas politik di banyak negeri-negeri muslim, termasuk Indonesia.

Khatimah
Berdasarkan hal ini, secara syar’i kaum muslimin wajib mencegah upaya negara-negara kapitalis Barat yang kafir dalam merampas kekayaan alam kaum muslimin serta memecah-belah wilayah Islam menjadi keratankeratan kecil yang tak berdaya, dengan dalih HAM dan demokratisasi seperti yang sudah mereka lakukan atas Timtim.
Dan kaum muslimin tidak akan pernah mampu menghadapi penghinaan dan penindasan ini kecuali dengan berjuang untuk mengembalikan kehidupan Islam, dengan berdirinya negara Khilafah Islamiyah.

Jadi, tidak ada alasan bagi seorang muslim untuk berdiam diri dari kewajiban yang telah dibebankan Allah SWT kepada mereka untuk mendirikan sistem dan syariat Islam, apalagi ketika tidak ada lagi Daulah Khilarfah Islamiyyah yang menegakkan Undang-undang Allah SWT untuk memelihara jiwa, harta, kehormatan dan keamanan kaum muslimin dengan hukum Islam.

Ya Allah, kami telah sampaikan!

(Gaul Islam)

Senin, 09 Maret 2009

Peringatan Maulid Nabi : Bid'ah?

Al Qaradhawi, Peringatan Maulid Tidak Bid’ah.

Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Internasional menyatakan bahwa anggapan merayakan maulid Nabi saw. adalah bid’ah, dan setiap bid’ah pasti sesat, dan setiap yang sesat pasti masuk neraka, tidak semuanya benar.

Beliau meluruskan, yang kita ingkari dalam hal perayaan maulid adalah ketika ada pencampur adukan dengan kemungkaran-kemungkaran, ketika perayaan maulid itu bercampur aduk dengan hal-hal yang menyalahi syari’at, ketika perayaan maulid itu tidak sesuai dengan apa yang Allah swt. turunkan dalam firman-Nya, sebagaimana praktek-praktek ini masih ada di sebagian negara Islam.

Contohnya, Praktek syirik, dengan mengadakan sesajian, berkurban untuk alam, laut misalkan, pemubadziran makanan atau harta, ikhtilath atau campur baur laki-laki dan perempuan, praktek yang mengancam jiwa dengan berdesak-desakan atau rebutan makanan, dan lainnya yang bertentangan dengan syari’at.

Namun jika, peringatan maulid itu dalam rangka mengingat kembali sejarah kehidupan Rasulullah saw., mengingat kepribadian beliau yang agung, mengingat misinya yang universal dan abadi, misi yang Allah swt. tegaskan sebagai rahmatan lil’alamin.

Ketika acara maulid seperti demikian, alasan apa masih disebut dengan bid’ah?

Pernyataan beliau yang dimuat dalam media online pribadi beliau itu juga ditambahkan:

“Ketika kita berbicara tentang peristiwa maulid ini, kita sedang mengingatkan umat akan nikmat pemberian yang sangat besar, nikmat keberlangsungan risalah, nikmat kelanjutan kenabian. Dan berbicara atau membicarakan nikmat sangatlah dianjurkan oleh syariat dan sangat dibutuhkan.”

Allah swt. memerintahkan demikian kepada kita dalam banyak firman-Nya. Misalnya:

“Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikuruniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah Maha melihat akan apa yang kamu kerjakan. (Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam purbasangka.” Al Ahzab:9-10

Allah swt. memerintahkan kita mengingat suatu peperangan, misalnya perang Khandaq atau perang Ahzab, di mana kafir Quraisy dan Suku Ghathfan mengepung Rasulullah saw. Dalam kondisi serba sulit ini, Allah swt. menurunkan bala bantuannya berupa angin kencang dan bantuan Malaikat.

Ingatlah peristiwa itu, ingatlah, jangan kalian lupakan itu semua.

Ini jelas menunjukkan bahwa kita diperintahkan untuk mengingat nikmat dan tidak melupakannya.

Dalam ayat lain, Allah swt. berfirman:

“Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.” Al Anfal:30


Ayat ini mengingatkan kita bahwa orang-orang Yahudi Bani Qainuqa’ telah besepakat untuk mengkhianati Rasulullah saw. di Madinah, mereka membuat makar, mereka membuat tipu daya, namun makar dan tipu daya Allah swt. lebih kuat dan lebih cepat dari mereka.

“Mereka membuat makar, dan Allah membuat makar (juga), Dan Allah sebaik-baik pembuat makar.”

Perayaan yang demikian tidaklah bid’ah, bahkan dianjurkan. Allahu a’lam (dakwatuna)

Sabtu, 07 Februari 2009

Sebenarnya bagaimanakah sikap Mesir terhadap tragedi Gaza?

Inilah kumpulan liputannya:

Persatuan Pengacara Arab Tuduh Mesir Lepas Tangan Masalah Palestina
[ 06/02/2009 - 03:17 ]
Gaza-Infopalestina : Persatuan pengacara Arab menganggap, persyaratan Husni Mubarak untuk membuka perlintasan Rafah adalah bukti penerimaan negera tersebut atas dikte Zionis. Mereka menuduh Mesir telah berlepas diri dari kewajibannya menengahi konflik Arab-Israel. Mesir sengaja membiarkan rakyat Palestina mati karena kelaparan, sakit, atau dibantai serdadu Zionis.
Wakil Sekjen Persatuan Pengacara Arab, Abdul Azim Al-Maghribi dalam pernyataanya Jum’at (6/2) mengatakan, keputusan pemerintah Mesir yang menutup perlintasan Rafah setelah gagalnya pembicaraan di Kairo dengan gerakan Hamas terkait gencatan senjata Zionis menjelaskan bahwa pembukaan perlintasan Rafah berada pada tangan Hamas dan faksi-faksi perlawanan, dengan syarat mereka harus menerima persyaratan dari Zionis. Keputusan ini tentu tidak akan diterima dan dibenarkan dengan dalih apapun.
Ia menambahkan, pemerintah Mesir telah salah dalam sikapnya sebagai penengah dalam masalah perlintasan yang sudah disepakati pada tahun 2005 lalu antara Israel, pemerintah Palestina dan Uni Eropa. Ia mengatakan, Mesir tidak komitmen terhadap kesepakatanya. Karena Mesir bukanlah pihak yang terpisah dalam masalah ini. Dan ia tidak akan pernah komitmen dalam masalah ini.
Al-Magribi menambahkan, kesepakatan perlintasan tahun 2006 telah berakhir. Menurut undang-undang internasional, Mesir harus komitmen terhadap perjanjian tersebut dengan menganulir kesepakatanya terkait pembukaan perlintasan. Di saat justru satu setengah juta warga Gaza diambang kematian secara perlahan. Padahal Hamas telah setuju untuk bersama-sama pemerintah dalam mengatur perlintasan Rafah.
Ia menganggap kesepakatan Kamp David antara Kairo dangan Israel telah mengeluarkan Kairo dari konflik Arab-Zionis sekaligus peranya sebagai pemimpin Arab.
Ia menegaskan, pemerintah Mesir saat ini tidak merepresentasian sikap rakyatnya, apalagi bangsa Arab. Kairo saat ini hanya sebagai pelaksana dari poros Negara Arab Arab moderat yang dibentuk Amerika dan Zionis. Termasuk di dalamnya Yordania dan Saudi Arabia dalam menghadapi Iran dan Hizbullah di Suriah beserta Hamas di Palestina.
Al-Magribi membantah bila Mesir independent dalam sikapnya. Ia menyatakan, Mesir justru condong presiden yang sudah habis masa jabatany (Mahmud Abbas). Sangat memalukan bila Mesir menghalang-halangi masuknya bantuan ke Gaza yang melalui perlintasan. (asy)
Mesir Tahan Bantuan Pangan, Obat-obatan dan Darah ke Gaza
[ 07/02/2009 - 07:24 ]
Arisy – Infopalestina: Pada saat Jalur Gaza sangat membutuhkan bantuan bahan pangan dan medis setelah agresi Zionis Israel, pada saat Negara penjajah Israel dengan leluasa meloloskan sebagian bantuan untuk memperindah wajah buruk terorismenya, Negara saudara Palestina, Mesir, menghalangi masuknya bantuan dari Negara-negara Arab ke Jalur Gaza.
Ketua Asosiasi Dokter Aljazair, Dr. Baqat Barkani mengatakan, “Puluhan dokter yang dikirim ke Jalur Gaza butuh bantuan solidaritas setelah ditahan otoritas Mesir di Arisy. Darah yang dikirim dari Aljazair rusak karena tidak adanya sarana peralatan untuk menyimpan. Ini adalah kerugian kedua yang dialami Arab akibat kelemahan mereka menolong rakyatPalestina. Orang-orang Aljazair mendapati diri mereka “diborgol” karena melakukan solidaritas terhadap Palestina di satu sisi dan terbantai dengan penolakan otoritas Mesir masukanya bantuan ke Jalur Gaza di sisi lain. Banyak pihak mempertanyakan nasib bantuan ini dan bagaimana caranya memberikan bantuan yang jauh dari orang Mesir.”
Dia menambahkan, “Mesir bertanggung jawab atas rusaknya obat-obatan, bahan pangan dan darah yang hendak diberikan kepada korban luka akibat agresi Zionis Israel di Jalur Gaza. Darah yang merupakan donor dari warga Aljazair untuk membantu korban agresi, ini jumlahnya sangat banyak. Namun semua tertahan di gudang Mesir di Arisy hingga rusak.”
Sejumlah aktivis solidaritas Arab dan warga di kot Arisy, Mesir, mengatakan berton-ton bantuan pangan rusak karena ditahan terus-menerus oleh dinas keamanan Mesir dan tidak diperbolehkan masuk ke Jalur Gaza. Meskipun mereka tahu bantuan pangan tersebut rusak atau hampir rusak. Para aktivis solidaritas menjelaskan bahan pangan tersebut tidak diletakan atau disimpan dalam gudang khusus atau diberikan pendingin untuk bahan pangan khusus yang membutuhkan pendingin pada derajat suhu tertentu agat awet.
Sementara itu para aktivis solidaritas yang pulang dari Jalur Gaza, setelah Mesir meminta mereka keluar secepatnya dari saja dengan dalih mencemaskan nyawa mereka, bahwa warga Jalur Gaza sangat membutuhkan pada bantuan bahan pangan yang ditahan di kota Arisy, Mesir. Sejumlah aktivis mengecam penahanan bahan pangan oleh Mesir, pada saat penjajah Israel bisa meloloskan masuknya sebagian bantuan bahan pangan ke Jalur Gaza melalui pelintasan mereka. (seto)


Tim Juru Runding Hamas Ditahan Pihak Keamanan Mesir
[ 05/02/2009 - 02:50 ]

Perlintasan Rafah yang menghubungkan antara Mesir dan Jalur Gaza
Rafah – infopalestina; -Sumber-sumber Palestina terkait hari ini, Kamis (5/2) menyebutkan bahwa pemerintah Mesir di perbatasan Rafah, antara Mesir dan Palestina, menahan tim juru runding Hamas. Tim ini adalah yang ditugaskan untuk mengadakan perundingan soal gencatan senjata di Kairo.
Sumber-sumber tersebut menjelaskan bahwa tim juru runding ditahan selama satu setengah jam di perbatasan. Pihak keamanan perlintasan juga menggeledah tas pribadi milik tim. Dan sejak berita ini ditulis, tim yang ditahan ini tidak tahu kenapa mereka harus ditahan. “”Tim juru runding sudah mengontak para pejabat Mesir di Kairo dan mereka menjanjikan akan membebaskan. Namun hingga kini belum ada tindakan konkrit dari pejabat Mesir itu,” demikian tambah sumber-sumber kepada infopalestina.
Sekedar informasi, selama ini tim juru runding Hamas yang mengadakan perundingan dengan pejabat Mesir tentang gencatan senjata, saat keluar masuk perlintasan Rafah, belum mendapatkan kendala apa-apa. (AMRais)


Mesir Tutup Rafah dan Cegah Delagasi Masuk Jalur Gaza
[ 05/02/2009 - 01:14 ]

Rafah – Infopalestina: Sumber-sumber Palestina melaporkan bahwa pihak berwenang Mesir telah menutup perbatasan Rafah pada Kamis pagi (5/2) lintas perbatasan Rafah (selatan Jalur Gaza) padahal pasien, dokter dan delegasi masih membutuhkan perlintasan itu Jalur Gaza. Ini terjadi di tengah blockade Israel terhadap wilayah tersebut.
Sumber local mengatakan pihak berwenang Mesir hari ini menghalangi delegasi dan asing memasuki Gaza melalui perlintasan Rafah. Mereka yang dilarang terdiri dari 42 anggota orang yang terdiri dari dokter, aktifis HAM dan relawan bantuan tanpa pemberitahuan penyebabnya.
Sejumlah delegasi yang tiba di Jalur Gaza menceritakan bahwa Mesir menulis sejumlah perjanjian dari para delegasi yang masuk untuk tidak tinggal di sana setelah tanggal 5 Februari.
Keputusan Mesir ini dilakukan pada saat saat sejumlah pihak internasional menyampaikan permintaan, khususnya badan kemanusiaan agar Mesir mengakhiri blockade terhadap Jalur Gaza, khususnya setelah agresi Israel ke sana serta membuka seluruh gerbang perlintasan secara penuh dan permanent, terutama perlintasan Rafah di Mesir. (bn-bsyr)


Mesir Hancurkan 13 Terowongan di Perbatasan Gaza
[ 03/02/2009 - 11:15 ]

Gaza/Paltimes – Infopalestina: Sumber-sumber Palestina dan warga Palestina di dekat perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir mengatakan otoritas Mesir, Senin (02/01), meledakan lebih dari 10 terowongan yang menghubungkan tanah Mesir dengan Jalur Gaza. Sebelumnya pemerintah Mesir telah memasang kamera di sepanjang perbatasan dengan Gaza.
Ratusan terowongan tersebar di sepanjang perbatasan antara Mesir dan Jalur Gaza. Terowongan ini digunakan orang-orang Palestina untuk memasukkan bahan makan agar mereka bisa menghadapi blockade yang mencekik mereka. Selama agresi ke Jalur Gaza, pasukan Zionis Israel telah menghancurkan separoh dari terowongan yang ada.
Warga Palestina dekat perbatasan memperkirakan jumlah terowongan yang diledakan otoritas Mesir sebanyak 13 terowongan. Mereka mengatakan mendengar bunyi ledakan berturut-turut akibat peledakan tersebut.
Sumber-sumber Palestina mengatakan, pihak keamanan Mesir memperketat prosedur keamanan dan sengaja meledakan terowongan-terowongan tersebut begitu diketahui.
Langkah ini terjadi sehari setelah pihak Kairo memasang kamera pemantau dan alat peringatan di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza, sebagai upaya untuk memerangi menyebarnya terowongan yang dikatakan Tel Aviv sebagiannya digunakan untuk menyelundupkan senjata ke Jalur Gaza. (seto)


Mesir Tolak Buka Perbatasan Rafah
Oleh: Tim dakwatuna.com

dakwatuna.com- Jakarta - Salah satu misi kunjungan Hidayat Nur Wahid bersafari ke Timur Tengah adalah melobi pemerintah Mesir untuk membuka pintu Rafah. Namun misi itu gagal, bahkan Presiden Mesir Husni Mubarak menolak memenuhi undangan pertemuan dengan Ketua MPR-RI dan 13 pemimpin negara Arab.
“Kami berusaha menemui Presiden Mesir, namun beliau tidak bersedia ditemui dengan alasan waktunya tidak tepat,” kata Hidayat di Kantor DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (9/1/2009).
Namun demikian beliau berhasil mengadakan pertemuan langsung dengan 13 pimpinan negara-negara Timur Tengah. Hasil pertemuan adalah kesepakatan melanjutkan lobi dan tekanan pada pemerintah Mesir agar bersedia membuka pintu perbatasannya dengan Palestina di Rafah bagi para sukarelawan kemanusiaan.
Perbatasan Rafah merupakan satu-satunya jalur menuju Palestina yang tidak dijaga oleh militer Israel. Oleh karenanya jalur ini menjadi harapan para sukarelawan dari segala penjuru dunia untuk bisa menyampaikan bantuan mereka pada rakyat Palestina.
Sayangnya pihak Mesir berkeras tidak bersedia membuka gerbang Rafah kecuali ada persetujuan dari pihak Israel. Tanpa ada jaminan keselamatan dari Israel, maka gerbang Rafah tetap tertutup baik bagi warga Palestina yang berusaha keluar dari blokade atau masuknya bantuan kemanusiaan dari berbagai penjuru dunia ke Jalur Gaza.
Sementara itu puluhan aktivis Persaudaraan Muslimah Indonesia (SALIMAH) menggelar unjuk rasa di kedutaan besar pemerintah Mesir.
Wiryaningsih, ketua umum Persaudaraan Muslimah Indonesia, mengatakan Mesir tidak kunjung membuka perbatasannya di Rafah bagi para sukarelawan untuk memasuki Palestina. Alasannya daerah perbatasan yang dijaga tentara Mesir dan PBB tersebut juga tidak luput dari serangan udara Israel.usai diterima perwakilan Kedutaan Besar Mesir di kantor Kedutaan Besar Mesir, di Jl Teuku Umar, Jakarta, Jumat (9/1/2009).
“Pintu itu ditutup karena sering terjadi serangan udara di perbatasan. Tapi mereka bilang 6 bulan terakhir sudah mengirim bantuan lewat perbatasan itu,” ujar dia mengutip jawaban yang dia terima.
Menurutnya, prioritas utama pada sukarelawan ini adalah menyelamatkan ratusan anak-anak dan perempuan korban serangan militer Israel. Sejumlah spanduk menuntut penyelamatan anak-anak Palestina dibawa dalam unjuk rasa yang berlangsung tertib ini.
Ketika dunia, tanpa kecuali mengutuk serangan biadab Zionis Israel, bahkan negara sosialis, Venuzuela mengusir dubes Israil berikut pegawainya, mengapa Mesir masih tutup telinga dan tidak mau membuka pintu Rafah? Setiap umat yang masih mempunyai hati nurani hendaknya tergerakkan untuk membantu korban perang, anak-anak yang tidak berdosa, wanita yang tidak berdaya. Segera buka pintu perbatasan Rafah wahai penguasa Mesir! (detik/ut)


Jumat, 06 Februari 2009

Keajaiban Syuhada Gaza

Setiap peristiwa, besar atau kecil skalanya, pasti ada hikmah dibaliknya, ada pelajaran, ada “Kemauan” Dzat Pengatur kehidupan, Allahu Rabbul Izzah. Setiap muslim hendaknya mencermati, mengambil pelajaran sekaligus dijadikan sebagai penguat dalam menjalani kehidupan. Peristiwa yang terjadi di Gaza juga demikian. Banyak ayat-ayat Allah terbukti. Banyak mukjizat Allah turun. Banyak keajaiban-keajaiban Allah terjadi. Itu yang dialami oleh pejuang Palestina, para syuhada Gaza. berikut data-datanya:

Dr. Muawiyah Hassanein, Direktur Ambulan Darurat dan Departemen Kesehatan di Gaza menceritakan:

“Para syuhada yang meninggal berhari-hari dan berminggu-minggu masih menorehkan darah segar dari tubuhnya. Kami dan semua orang di sini sangat terkejut.”

Syahid ‘Iyan berkata: “Saya menyaksikan orang yang gugur syahid tersenyum, meskipun kondisi tubuhnya hancur, lagi juga darahnya masih segar.”

Seorang dokter yang bertugas di Gaza sedang menerima korban dari salah satu pasukan Al Qassam, ia terkena peluru di dadanya. Sang mujahid ini tidak lupa menaruh mushhaf Al Qur’an dan buku wirid harian di sakunya. Ia selamat karena peluru terpental dan Al Qur’an pun masih utuh. Sekarang ia sudah sembuh, wal hamdulillah.

Abu Qudamah, salah seorang komandan lapangan Hamas di wilayah Timur Az Zaitun, Kota Gaza bercerita:

“Saya dan beberapa pejuang sedang menunggu kesempatan untuk menyerang tank-tank Israel. Kami berdoa agar Allah menurunkan tentara-Nya dari langit membantu kami. Seketika tanpa ada pendahuluan turunlah awan tebal menyelimuti wilayah kami. Kami masuk di antara puluhan tank-tank itu tanpa diketahui oleh musuh dan tidak bisa dilacak oleh pesawat-pesawat pengintai yang lalu-lalang di udara. Kami mampu meledakkan tangki tank-tank itu, 5 tentara Israel tewas dan puluhan luka-luka.”

Ketika pesawat-pesawat Israel membombardir di salah satu kota Gaza, turunlah hujan lebat di wilayah itu saja, tidak dilainnya, yang menyebabkan pesawat-pesawat itu mengalami kendala terbang berjam-jam dan tidak bisa melanjutkan pembombardirannya.

Dua orang dokter berkebangsaan Yordania bertugas di Gaza sedang bercakap dengan sekelompok mujahidin:

“Kami sedang mengawasi gerak-gerik tentara Israel dari lantai dua, mereka ingin masuk ke dalam. Karena salah seorang mujahidin dari kami telah memasang ranjau di pintu masuk, meledakkalah ranjau itu bersamaan tewasnya tentara Israel. Mendengar serangan itu, tentara Israel yang lain mengepung bangunan kami, terjadilah pertempuran sengit sampai jam dua pagi. Jam dua kami ketiduran sampai jam lima pagi. Kami bangun untuk melihat situasi, ternyata tentara Israel telah hengkang.”

Syaikh Abu Bilal di perkemahan Rafah berkata:

“Kamu jangan mengira bahwa orang yang gugur di jalan Allah itu mati, mereka bahkan hidup, tapi kamu tidak mengetahui.” Al Baqarah:154. Mereka para syuhada diposisikan setelah derajat orang-orang yang benar imannya dan sebelum orang-orang shaleh di dalam Al Qur’an. Allah swt. berfirman:

“Barangsiapa menta’ati Allah, dan Rasul, mereka bersama orang-orang yang Allah beri nikmat kepada mereka, di antara mereka para nabi-nabi, shiddiqin, syuhada, dan shalihin. Merekalah sebaik-baik teman.” An Nisa’:69-70. Beliau menambahkan bahwa “Jasad para syuhada masih segar, karena ruh mereka layaknya memakan buah di syurga, ini juga yang menyebabkan semerbaknya bau wangi misk. Darah masih segar, janggut tumbuh. Sebagian syuhada yang dua tahun lamanya, atau berpuluh tahun bahkan beradab-abad tidak rusak jasadnya dan tidak dimakan oleh mikrobat dan cacing tanah.”

Wangi semerbak minyak kesturi juga keluar dari jasad prajurit Al Qassam, Muhammad Abu Sya’r. Dia termasuk bagian korban serangan bom pesawat Israel. Bau harum itu tercium oleh orang yang menemukannya, kabar kesyahidannya tersebar ke pelosok masjid. Para pemuda masjid berbondong melihatnya. Mereka bertahmid, bertahlil dan bertakbir mengangungkan Asma Allah atas keajaiban para syuhada.

Tenaga medis menceritakan, kami berangkat untuk menolong orang yang luka-luka di sebelah Utara Gaza, ketika itu tentara Israel menembaki sekeliling kaki kami. Kami katakan: “Kenapa kalian melakukan ini, kami bukan tentara, kami tidak bawa senjata apalagi bom.” Salah seorang tentara Israel berteriak: “Kalian orang Arab, kalian memakai pakaian putih, kalian malaikat, kalian berperang bersama Hamas.”

Salah seorang tentara Israel sedang diwawancarai oleh media Israel, ia mengatakan kehilangan penglihatannya gara-gara melihat seorang pemuda yang memakai baju putih, melemparinya dengan segenggam debu, seketika itu saya buta.

Tentara yang lain menceritakan, bahwa pejuang perlawanan memancing mereka dalam banyak pertempuran laksana memancing ayam dan itik.

Pengakuan tentara Israel yang lain, ia melihat banyak tentara Israel terluka dan ditembaki dari arah kanan dan kiri, namun tidak ditemukan dan tidak diketahui dari mana tembakan itu berasal.

Sejumlah wartawan yang meliput perang di Gaza menceritakan, kami bersembunyi dari bombardir. Ketika situasi reda, kami dikejutkan oleh seorang yang keluar dari puing-puing reruntuhan bangunan sembari membawa roket, ia salah satu mujahidin pelontar roket yang menghadang kekuatan penjajah. Ia hadir dan menyelinap sekejap, laksana ditelan bumi.

(Ulis Tofa, Lc)

Palestina 1945 - 2000









Gambar disebelah adalah peta wilayah Palestina dan yahudi. Gambar yang berwarna hijau adalah wilayah yang dimiliki bangsa Palestina, sedangkan gambar yang berwarna putih adalah wilayah yang di miliki bangsa yahudi pada tahun 1945






















Peta wilayah tahun 1949 - 1967



















Peta wilayah tahun 2000














BAGAIMANA PENDAPAT TEMAN-TEMAN ?????!!!!!!

Rabu, 04 Februari 2009

Hamas, Apa itu Hamas!


Banyak sejarahwan dalam menyebut periode sejarah dalam Islam, cenderung untuk menggunakan sesuatu yang paling fenomenal seperti ulama menonjol dan mujahid yang ikhlas. Era Seljuks misalnya sangat dikenal dalam sejarah Islam, meski tidak memerintah seluruh dunia Islam namun mereka yang terbaik saat itu. juga Al-Zenki, Al-Ayyubi, dan Mamalik. Sejarawan tidak menemukan penamaan lebih baik dari itu.

Penulis tidak menolak menamakan era saat ini dengan periode Hamas. Bahkan banyak sejarawan kita yang melupakan pemerintah-pemerintah yang ada dan mengenalkan periode sekarang sebagai periode munculnya Jamaah Hamas. Jamaah yang mengemban tugas membebaskan Palestina dari orang penjajahan Israel. Penulis tidak menolak jika jamaah ini tetap konsisten dengan manhajnya, keikhalasannya, pengorbanan dan pemikirannya – ia akan menjadi pemersatu umat Islam di bawah satu panji-panji setelah lama terpecah dan cerai berai. Dan itu bagi Allah tidak berat.

Apa itu Hamas

Mereka adalah orang-orang yang membawa nyawa mereka di pundak mereka, berjihad di jalan Allah dan tidak takut dan gentar terhadap celaan siapapun.

Mereka adalah orang-orang tugas utamanya membebaskan tanah yang diberkahi Allah untuk semua alam. Orang-orang yang membuang dunia dan hidup di bawah bombardier senjata api, blockade kawan dan lawan. Kalau mau, mereka akan meninggalkan negari mereka dan warganya, kemudian hidup secara individualistic, mereka akan memiliki harta yang banyak. Namun surga telah memenuhi pikiran dan hidup mereka.

Mereka adalah kaum yang mengorbanankan nyawa para pimpinannya yang enggap hidup di istana seperti kebanyakan pemimpin Arab sementara rakyatnya mengalami derita blockade dan pesakitan.

Mereka adalah orang-orang yang membawa Al-Quran dan As-Sunnah, membaca sejarah dan kenyataan, dan memahami arti dari jihad dan perdamaian, dan hukum-hukum perang dan perdamaian, dan mekanisme yang berjuang dan negosiasi, dan memahami cara untuk mengambil factor-faktor dengan tetap penuh tawakal pada Allah. Mereka adalah orang-orang yang membawa misi mengangkap kepala umat Islam, mengembalikan kehormatan mereka yang terampas dan harga diri yang hilang. Semoga Allah membalas mereka dengan balasan yang baik.
Demi Allah, saya bahagia hidup di jaman mereka. Setiap kesedihan merasuk di dalam diri atau luka di belahan bumi Islam lain, kemudian saya khawatir untuk putus ada dan gagal, saya membaca sejarah Hamas dan realitas yang mereka hadapi. Kemudian saya bersemangat kembali. Saya kembali berbahagia dan bersemangat, dan produktif.
Hal ini akan selalu terjadi ketika kita membaca kisah-kisah mujahidin, kaum pengubah dan ulama. Semangat itu pulih ketika kita menelaah kehidupan Alib Arslan, Nouruddin Mahmud, Salaheddin Al-Ayubi, Mudlaffar Qutz, ketika meninjau perikehidupan di Al-Bukhari dan Muslim, Asy-Syafei dan Ibnu Hanbal dan Ibnu Ezz Abdel-Salam, Ibnu Taymiyah.
Hal ini juga terjadi ketika belajar kehidupan Ahmed Yassin dan Rantisi, Abu Shanab, Akl, Yahya Ayyash, Hamas dan Al-Zahar, Hamas dan lain-lain, dan pahlawan umat lainnya.

Ini tidak berarti mereka adalah orang-orang tanpa kesalahan, atau mereka makshum (terjaga dari kesalahan) seperti para nabi. Saya tahu bisa benar bisa salah, bisa berhasil bisa gagal, namun tetap pada akhirnya mereka adalah pertama di kening umat Islam. Saya sedih ketika media-media cetak dan elektronik melakukan perang opini menyerang jamaah ini. Bahkan di media Yahudi saja tidak seperti itu. Banyak tudingan dan kebohongan atas mereka. Ada yang menuding mereka loyak kepada Iran, ada yang menuding cinta jabatan, ada yang menuding mereka tidak membaca peristiwa dengan mendalam. Seakan yang bijak di jaman ini adalah menaikkan bendera putih dan mengumumkan menyerah tanpa syarat.
Saya sedih tapi tidak terkejut.
Sebab suatu periode dan tempat tidak akan bebas dari orang-orang munafik.
Orang-orang munafik adalah orang-orang dengan nama Islam, dan tinggal di negara-negara Muslim, melakukan beberapa ritual shalat dan puasa, tetapi mereka membawa kedngkian dalam hati melebihi kedengkian Yahudi, Kristen dan atheists
terhadap umat Islam sendiri. Orang-orang kafir telah nyata-nyata memerangi orang mukmin. Namun orang-orang munafik licik untuk menyatakan hal itu. Karenanya mereka bingung dan plin-plan. Mereka shalat tapi benci kepada orang shalat, syahadat tapi membenci orang bertauhid, hidup di negeri muslim namun ingin negerinya jatuh di tangan musuh Islam.

Karenanya, mereka sangat benci kepada jasad para mujahidin dan mukhlisin. Mereka tak segan menabrak tubuh-tubuh mereka dengan mobil tanpa belas kasihan. (D. Ragheb Al-Sergani )
(bersambung)

Senin, 02 Februari 2009

Tangisan Untuk Puing Al-Aqsha

Oleh Syaikh Najih Bakerot

Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan symbol-simbol Islam tetap tegak dan menjadikan sekolah-sekolahnya tetap makmur. Ia akan tetap ada hingga akhir zaman bersmaan dengan orang yang berinfaq di jalanya atau memperhatikan perkembanganya. Tempat-tempat ini akan menjadi nafas bagi orang-orang shaleh diantara para umara dan penguasa. Hingga hilanglah perkampungan muslim akibat fitnah dan kelemahan atau penyakit “wahn” yang menghinggapi sebagian pemimpin muslimin yang mengakibatkan hancur luluh dan porak porandanya semua sendi-sendi islam seperti sekarang ini.

Walapun begitu, bangunan Jawaliyah merupakan salah satu symbol Aqidah Islam masih jelas terlihat bagi para pemimpin yang memahami pentingnya symbol ini.

Tempat :

Jawaliah terletak di sebelah utara Masjid Al-Aqsa yang dibatasi di bagian utara dan baratnya dengan sekolah Umar ibnu Khotob di areal lapangan dekat dengan tembok Al-Aqsha.

Pendiri

Bangunan ini didirikan oleh gubernur Ilmu Din Sanjar Jawali. Dulunya bekas rumah keluarga Bakar. Sanjar bekerja sama dengan Nasher Muhammad wali kotaGaza yang kemudian ia ditangkap dan dipenjarakan. Setela ia keluar Nasher kemudian pindah ke Kairo dam menjadi pangawas di Sekolah dan Rumah sakit Qalawan.

Setelah meninggalnya Nasher, Sanjar kemudian diutus ke Gaza mengantikan nasher menjadi hakim di Gaza dan membangun tempat ini.

Preode Pendirian

Sekolah ini didirikan pada tahun 685 H. pada zaman al-Muluk yaitu preode ketika Sanjar sebagai Hakim wilayah Palestina dan Gaza. Dibangun itu, tidak ada ukiran atau prasasti yang menandai pendirian bangunan ini. Besar kemungkinan prasasti ini sudah dihapuskan pada awal abad ke lima ketika Jawaliah mengawali renovasi pada masa kekhalifahan Utsmaniyah hingga tahun 1870.

Jawaliah masih merupakan gedung besar yang menghadap kiblat. Disampingnya terdapat dua ruangan yang mempunyai lima jendela. Selain itu di samping Jawaliah terdapat bangunan-bangunan baru seperti sekolah Umar Ibnu Khottob yang didirikan pada tahun 1923. Di sebelah utara, pada ruangan yang ketiga, terdapat lapangan yang memanjang yang merupakan tempat masuknya kaum muslimin ke al-Aqsha melalui jalan al-Saro kalau dulu, atau sekarang bernama jalan Al-Alam.

Di sana juga ada ruangan-ruangan di sebalh timur dan utaranya. Dan dibagian baratnya ada lapangan. Pada zaman penjajahan Salibis tempat ini dijadikan gereja bagi para prajurit Haikal.

Ketiga shalahuddin al-Ayubi membebaskan negeri ini dari tangan Salibis. Ia menjadikan ruangan ini sebagai kuburan pemimpin Ayubiyin.

Sekolah terbesar ini kemudian dihancurkan pada pertengahan abad dua puluh dan tidak tersisa kecuali puing-puing dan bekas bangunan yang mengelilinginya dari peninggalan Utsmaniyah.

Sekolah hari ini :

Hingga hari ini sekolah tersebut hanya tinggal dua ruangan. Di bawahnya dibangun terowongan yang digunakan Zionis Israel sebagai benteng kepolisian Israel dan tempat wisatawan manca Negara, untuk melihat secara langsung apa yang terjadi di dalam masjid Al-Aqsha

Penutup :

Kami menyerukan kepada para pengelola waqaf Islam atau kepada siapa yang berkepentingan terhadap symbol kaum muslimin saat ini untuk memperhatikan tempat tersebut. Karena saat ini tempat tersebut dijadikan pintu masuk cepat menuju al-Aqsha bagi Israel. Oleh karena itu, tempat tersebut layak mendapatkan prioritas renovasi, sebelum segala sesuatunya hilang.

Insya Allah di masa yang akan datang tempat ini akan menjadi cahaya dan sekolah yang mulia sebagaimana masa lalunya. (asy)

Masjid Al-Aqsha

Kota Al-Quds telah hilang di tangan Arab sendiri sebelum yang lain melakukanya. Jika salah seorang diantara kita membawa gambar Masjid Qubbah Sakhra yang berwarna keemasan kemudian berkeliling kepada ribuan murid-murid sekolah di Arab. Pasti sebagian besar dari mereka tidak tahu nama gambar tersebut. Ditakdirkan ada yang tahu mereka pasti mengatakan bahwa gambar tersebut adalah masjid Al-Aqsha.

Di sejumlah surat kabar, koran, mata uang kertas ataupun logam juga di beberapa bingkisan hadiah dan majalah ataupun buku-buku yang berkaitan dengan al-Quds selalu terpampang gambar Masjid Qubbah Sakhra. Masjid Al-Aqsha telah hilang ditelan bumi bersama qubbahnya.

Jika bangsa Yahudi ingin menghancurkan kedua masjid tersebut secara bersamaan, mereka hanya akan berbicara tentang penghancuran Masjid Al-Aqsha saja dan membiarkan masjid Qubbah Sakhra bagi bangsa Arab dan kaum muslimin.

Sementara lorong-lorong di bawah al-Aqsha siap meruntuhkannya. Apalagi kalau
Israel membuat guncangan atau gempa bumi buatan sebagai bagian dari rencana Israel menghancurkan Al-Aqsha.

Dan ketika tidak tersisa lagi bagi kita kecuali Qubbah Sakhra yang berwarna keemasan, maka dengan sendirinya kita akan menerima penggantian dari Israel.

Al-Quds yang ada dalam ingatan kebanyakan orang disimbolisasikan dengan Qubbah Sakhra. Sementara Qubbah Sakhra masih ada, belum hencur. Yang hancur dan hilang adalah Masjid al-Aqsha. Sementara al-Aqsha tidak dikenal oleh kebanyakan generasi saat ini.

Hingga para syaikh kita, semoga Allah mensucikan mereka dan tentu dengan niat yang baik dari mereka berkata, semua areal al-Haram adalah al-Aqsha. Dengan perkataan itu para ulama itu ingin menegaskan bahwa semua tempat di sana adalah al-Haram. Namun mereka lupa perkataan tersebut juga menguntungkan Israel. Secara tidak langsung Israel juga suka dengan perkataan itu. Israel akan berkata baik !! kami akan hancurkan Masjid al-Aqsha bersama qubbahnya yang berwarna biru langit untuk kemudian kami bangun di atasnya haikal yahudi. Sementara bangsa Arab kami berikan setengah al-haram lainya di mana terdapat Qubbah Sakhra yang dianggap Al-Aqsha juga atau mewakili al-Aqsha oleh kaum muslimin. Inilah yang disebut tukar guling. Maka tercapailah solusi konflik antara kaum muslimin-yahudi dengan win-win solution.

Masjid al-Aqsha terancam hilang. Oleh karena itu seluruh aksi, partai politik, koran, majalah, media cetak, media elektronik, para pencetak gambar atau siapa saja hindarilah gambar al-Aqsha sebagai pengganti al-Quds. Semua pihak diharapkan berhenti menggunakan gambar Qubbah Sakhra sebagai lambang al-Quds. Kami berharap semua nya menggunakan gambar Masjid Al-Aqsha atau areal al-Haram al-Quds ketika berbicara tentang al-Quds. Penghilangan gambar al-Aqsha oleh bangsa Arab dan dunia sebagai bentuk prahara terhadap hak-hak legal Palestina. Terutama karena wilayah tersebut bukan hanya milik Palestina secara makna. Karena al-Quds merupakan kiblat pertama bagi ummat Islam dan al-Haram ketiga setelah Makkah dan Madinah. Al-Aqsha kedudukanya seperti Ka’bah al-Musyarafah dari sisi kesucianya.

Bagaimana mungkin ummat Islam dapat membebaskan kota al-Quds, sementara sebagian besar mereka tidak mengetahui letak-letaknya bahkan gambarnya tidak kenal ?. Bagaimana mungkin ummat Islam dapat membebaskan al-Aqsha sementara mereka tidak tahu bagaimana bentuknya ?. Apalagi tidak mengetahui sejauh mana bahaya yang mengancamnya . Bagaiamana mungkin ummat ini mau menyelematkan al-Quds dari penjajahan, sementara tiap hari al-Quds dirampas Isral, tanahnya dibangun permukiman dan penduduknya diusir dari sana, dan kita hanya diam saja ?.

Sebagian kaum muslimin membawa paspor Israel secara terpaksa atau suka rela. Sebagian mereka tenggelam dalam utang-piutang karena tak dapat membayar pajak Israel. Atau sebagian mereka membangun rumahnya setelah mendapatkan persetujuan dari Israel. Mereka hanya boleh menempati tanpa memiliki.

Bagaimana bisa sebagian uang bangsa Arab justru dipakai Israel untuk membiayai perang al-Quds. Kita juga menemukan bangsa Arab membelanjakan milyaran dollar uangnya untuk urusan yang tidak ada gunanya, hanya untuk membiayai para pemain bola, teman dekat, anak-anak, pesawat terbang, kapal pesiar ? tetapi tidak sepeser pun digunakan untuk menyelamatkan kota Al-Haram Al-Quds terjajah, atau sekedar memperlama masa tinggal bangsa Arab di sana.

Jika dunia berkonspirasi terhadap kita, maka setengah konspirasi itu oleh sebab kita sendiri. Di antara kewajiban kita hari ini adalah mengingatkan siapa saja yang melupakan kota agama Al-Quds. sebagaimana Makkah dan Madinah di Saudi. Sebab meremehkan masalah al-Quds sama saja dengan melepaskan kerudung dari kepala ibu kita. Kita serahkan masalah al-Quds kepada bangsa asing untuk melakukan apa yang mereka mau. Kesucian dan kehormatan tidak bisa dibagi dengan yang lain. Kita suka melihat orang menangis di depan Ka’bah. Tapi diam seribu bahasa ketika melihat al-Quds. Air mata sudah kering. Tidak ada yang mengetahui kecuali Allah dan pemilik hati tersebut. siapa diantara mereka yang jujur dan siapa yang melakukanya dengan ria.

Masjid Al-Aqhs tidak perlu pada air mata, juga tidak pelu pada suara keras dalam setiap demo dan aksi. Kewajiban kita hanya mengingatkan generasi ini. Minimal mereka dapat membedakan dua masjid tersebut. Sebelum kami minta mereka untuk berjihad. Mereka belum tahu kisah perjuangan al-Quds dari A hingga Z. Aku punya mimbar di sana. Aku tentu berhak tinggal dan berdiri di sana. Sebagaiman kalian punya hak untuk shalat di dalam Masjid Al-Quds.

Oleh : Mahir Abu Thair

Harian Dustur Yordania (18/5/08)

Minggu, 01 Februari 2009

Mengapa Zionis-Israel Ngotot Hancurkan Masjid Al-Aqsha?

Selasa, 6 Februari 2007, Zionis-Israel telah secara terang-terangan memulai proyek penghancuran Masjidil Aqsha yang merupakan masjid tersuci ketiga bagi umat Islam sedunia.

Jika sebelumnya kaum Zionis ini melakukan hal tersebut secara diam-diam, bahkan menyangkalnya dengan berbagai dalih, namun di hari kedua bulan Februari ini mereka telah menyatakan secara terbuka bahwa mereka memang berniat menghancurkan masjid yang pernah menjadi kiblat pertama bagi kaum Muslimin.

Upaya Zionis-Israel untuk menghancurkan Masjidil Aqsha sudah lama diketahui dunia. Keinginan mereka untuk membangun kembali Haikal Sulaiman (The Solomon Temple), di atas reruntuhan Masjidil Aqsha juga telah menjadi rahasia umum. Hanya saja, apa dasar ideologi dan maksud-maksud tersembunyi di balik penghancuran Masjidil Aqsha dan pendirian Haikal Sulaiman tersebut, hal ini masih menjadi pertanyaan besar.


Klaim Sepihak

Haikal Sulaiman diyakini dibangun tahun 960 SM oleh Nabi Sulaiman a.s, 370 tahun kemudian bangsa Babylonia menginvasi Yerusalem dan menghancurkan kuil tersebut.

Setelah itu, tentara Persia yang dipimpin Cyrus merebut Yerusalem dari tangan Babylonia dan membangun kembali Haikal Sulaiman.

Tahun 70 M, pasukan Romawi menyerang Yerusalem dan menghancurkan kembali Haikal Sulaiman rata dengan tanah.
Abad demi abad terus berjalan, namun cita-cita kaum Zionis-Yahudi untuk membangun kembali Haikal Sulaiman terus terpelihara dengan baik di dalam memori bangsanya.

Ketika gerakan Zionisme Internasional menyelenggarakan kongresnya yang pertama di Bassel, Swiss, tahun 1897, memori ini menemukan momentumnya dan Theodore Hertzl menyerukan agar semua Yahudi Diaspora berbondong-bondong memenuhi Tanah Palestina yang disebutnya sebagai Tanah Perjanjian.

Atas klaim sepihak, kaum Zionis ini mengatakan bahwa di bawah tanah Masjidil Aqsha inilah Haikal Sulaiman berdiri. Sebab itu, mereka mengatakan tidak ada pilihan lain kecuali menghancurkan Masjidil Aqsha dan kemudian membangun kembali Haikal Sulaiman di atasnya.

Bagi kaum Zionis, Haikal Sulaiman merupakan pusat dari dunia. Bukan Makkah, bukan pula Vatikan. Haikal Sulaiman-lah pusat seluruh kepercayaan dan pemerintahan segala bangsa. Keyakinan ini bukanlah berangkat tanpa landasan.

Dalam keyakinan Yudaisme yang sesungguhnya telah bergeser jauh dari Taurat yang dibawa oleh Musa a. S., bangsa Yahudi meyakini bahwa di suatu hari nanti seorang Messiah (The Christ) akan mengangkat derajat dan kedudukan bangsa Yahudi menjadi pemimpin dunia.

Kehadiran Mesiah inilah yang menjadi inti dari semangat kaum Yahudi untuk memenuhi Tanah Palestina. Namun hal ini menjadi perdebatan utama di kalangan Yahudi yang pro-Zionis dengan yang anti-Zionis.

Bagi yang pro-Zionisme, mereka menganggap Kuil Sulaiman harus sudah berdiri untuk menyambut kedatangan Messiah yang akan bertahta di atas singgasananya. Sedangkan bagi kaum Yahudi yang menolak Zionisme, bagi mereka, Messiah sendirilah yang akan datang dan memimpin pembangunan kembali Haikal Sulaiman yang pada akhirnya diperuntukkan bagi pusat pemerintahan dunia (One World Order).

Mengenai benar tidaknya lokasi bekas reruntuhan Kuil Sulaiman tepat berada di bawah Masjidil Aqsha, para sejarawan masih berbeda pendapat. Beberapa peneliti bahkan meyakini bahwa wilayah bekas berdirinya Kuil Sulaiman tersebut sesungguhnya berasa di luar kompleks Masjidil Aqsha sekarang ini.

Sejak menjajah Yerusalem di tahun 1967, kaum Zionis selalu berupaya merusak Masjidil Aqsha. Tahun 1969 sekelompok Yahudi fanatik berupaya membakar Masjid ini. Mereka juga terus melakukan penggalian di bawah tanah Masjidil Aqsha dengan alasan tengah melakukan riset arkeologis.

Belum cukup dengan itu, di dalam terowongan-terowongan yang digali, mereka juga mengalirkan air dalam jumlah besar dengan tujuan menggoyahkan kekuatan tanah di bawah masjid agar pondasi masjid menjadi rapuh. Akibatnya sekarang ini banyak pondasi masjid yang sudah rapuh dan jika ada gempa bumi sedikit saja maka bukan mustahil Masjidil Aqsha bisa runtuh.

Sekarang, tentara Zionis sudah secara terang-terangan hendak menghancurkan Masjidil Aqsha. Mereka tidak lagi mengeluarkan dalih macam-macam. Apakah ini merupakan tanda bahwa mereka sudah yakin bahwa sebentar lagi Messiah yang dinanti-nantikan akan segera hadir?

Hari Akhir

Menyongsong berdirinya Kuil Sulaiman, ‘Presiden’ Zionis-Israel Moshe Katsav melayangkan sepucuk surat kepada Perdana Menteri Vatikan yang berisi permintaan agar Tahta Suci Vatikan mengembalikan seluruh harta karun dan benda-benda berharga yang kini memenuhi kompleks Tahta Suci kepada mereka.

Kaum Zionis masih ingat betul, ketika di tahun 70M, pasukan Romawi menyerbu Yerusalem dan memboyong banyak harta karun dari Kuil Sulaiman dan membawanya ke Vatikan.

Jika harta karun sudah dikembalikan, maka ada satu syarat lagi menjelang hadirnya Messiah, yakni mereka harus menemukan dan menyembelih serta membakar seekor sapi betina berbulu merah berusia tiga tahun dan belum pernah melahirkan anak.
Untuk yang satu ini pun kaum Zionis telah mempersiapkannya. Melalui suatu proses rekayasa genetika, di tahun 1997, mereka telah mendapatkan seekor sapi dengan ciri-ciri tersebut.

Hanya saja, mereka terbentur satu persyaratan lagi, yakni penyembelihan dan pembakaran sapi merah ini harus dilakukan di atas kaki Bukit Zaitun.

Masalahnya, daerah ini sekarang belum bisa dijajah Zionis-Israel seperti wilayah Palestina lainnya. Kaki Bukit Zaitun masih berada di tangan yang berhak, yakni di tangan bangsa Palestina. Sebab itu, kaum Zionis selalu berupaya tanpa lelah mengusir orang-orang Palestina dari wilayah ini.

Memperdaya Pemeluk Kristen

Guna mencapai tujuannya, kaum Zionis tidak berusaha sendirian. Mereka juga memperdaya musuh-musuhnya yakni umat Kristen dan kaum Muslimin. Untuk memperdaya umat Kristiani, kaum Zionis menyusupkan nilai-nilai Talmud ke dalam Bibel seperti yang terjadi atas Injil Scofield atau Injil Darby.

Bahkan Injil versi King James sebagai Injil resmi Barat pun demikian. Sebab itu, tidak aneh jika sekarang ini sikap politik umat Kristiani seolah sama sebangun dengan kaum Yahudi. Padahal di dalam banyak ayat-ayat Talmud, kaum Yahudi ini begitu keras permusuhannya terhadap Kristen dan Yesus.

Keyakinan Injil juga menyebutkan tentang hadirnya The Christ kembali ke muka bumi (Maranatha atau The Second Coming) dalam wujud Tuhan seutuhnya. Kaum Yahudi menggiring opininya bahwa Maranatha tidak akan terjadi sebelum Haikal Sulaiman berdiri kembali di Yerusalem.

Kesamaan pandangan inilah yang membuat orang-orang Kristen mendiamkan ulah kaum Zionis yang hendak menghancurkan Masjidil Aqsha. Orang-orang Kristen ini telah terbius dengan retorika dan racun Zionis sehingga tidak bisa bersikap kritis dan mereka lupa bahwa salah satu agenda utama Zionis ini adalah juga meruntuhkan Tahta Suci Vatikan dan memindahkannya ke Yerusalem.

Dari sisi hukum internasional, upaya penghancuran Masjidil Aqsha juga tidak bisa dibenarkan. Berdasarkan Resolusi DK-PBB Nomor 242 dan beberapa resolusi lainnya, rezim Zionis Israel wajib melindungi masjid ini dan menuntut Zionis agar mundur dari seluruh wilayah Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza, dan menyerahkan wilayah itu kepada penduduk aslinya yang tak lain adalah rakyat Palestina. Namun dalam tataran praktek, resolusi ini tidak dijalankan.

Menurut keyakinan Yahudi, jika Messiah sudah bertahta di atas singgasana Haikal Sulaiman, maka Messiah itu akan memimpin kaum Yahudi untuk memerangi siapa pun yang tidak mau tunduk pada The New World Order, yakni si Yahudi itu sendiri. (eramuslim)

Turki Kecam Keras Israel di Forum Ekonomi Dunia

Izzah seorang muslim diperlihatkan oleh seorang Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan. Penentangan hebat terhadap penjajahan dan pembunuhan di Gaza beliau lakukan. Pembelaan terhadap bangsa yang terzhalimi beliau buktikan. Erdogan berdebat hebat dalam pertemuan ekonomi dunia di Davos, Swiss pekan ini dengan Presiden Israel, Shimon Perez perihal agresi Zionis Israel ke Gaza.

“Kalian membunuhi orang-orang.” seru Erdogan keras kepada Perez. “Apa yang kalian lakukan tidak manusiawi!”

Menanggapi perkataan Erdogan, Perez langsung memotong dengan panas, “Apakah Anda sungguh benar-benar mengerti akan situasi dimana ratusan roket berhamburan dan menyerang perempuan dan anak-anak? Ada apa dengan Anda?”.

Erdogan tidak terima perkataan Perez, dan ia meminta waktu kepada moderator untuk kembali bicara. Namun, ia hanya diberikan waktu satu menit saja. “Kalian, Israel, tidak pernah mau mendengarkan.”

Setelah itu, Erdogan pun berkata: “Bagi saya pertemuan Davos sudah selesai. Saya tidak diizinkan untuk bicara di sini. Perdana Menteri kalian, Ohud Olmert, mengatakan sangat senang memasuki Palestina dengan tank, peluru dan roket, dan membunuh warganya.” ujarnya dengan nada tegas kepada Perez, yang langsung disambut dengan tepuk-tangan para hadirin. Setelah itu, Erdogan pun meninggalkan forum dan dengan cuek melewati Perez yang tampak tertekan.

Perkataan Erdogan di atas langsung membuat Shimon Perez mengkerut. Ia terlihat tidak pede dalam pertemuan itu. Perdana Menteri Kjell Magne Bondevik dari Norwegia berkata, “Saya tidak pernah melihat Perez seperti itu. Ia mungkin sadar bahwa seluruh dunia sekarang sedang memusuhinya. Saya sedih Erdogan meninggalkan forum.”

Dukungan untuk Erdogan datang dari banyak pihak. Menteri Luar Negeri Mesir, Moussa, yang selama debat hanya diam saja, berkomentar, “Sikap Erdogan bisa dipahami. Israel memang tidak pernah mendengarkan siapapun.”

Ketika Erdogan pulang, sambutan meriah datang dari rakyatnya. Ribuan orang bersorak sorai sambil melambaikan bendera Turki dan bendera Palestina, ketika pesawat yang membawa Erdogan menyentuh landasan bandara Turki hari Jumat pagi waktu setempat.

Rakyat Turki memuji ketegasan sikap Erdogan saat berdebat dengan Presiden Israel Shimon Peres tentang agresi brutal Israel di Gaza dalam Forum Davos. Sementara itu di Jalur Gaza Palestina, rakyat Palestina memberikan dukungan kepada Erdogan dan Turki dalam sebuah demontrasi di hari Jum’at (30/1). Bendera Palestina, Hamas, dan Turki, dikibar-kibarkan, seraya beberapa peserta demonstrasi mengusung foto tokoh-tokoh Hamas dan Erdogan PM Turki. (Sumber: dakwatuna.com)

Sabtu, 31 Januari 2009

Palestina dalam Guiness Book of Record

Menurut Guinness World of Record yang menghimpun berbagai peristiwa dan kejadian-kejadian asing untuk dilegitimasi sebagai pencapai rekor tertinggi di dunia dari berbagai sisinya, dalam laporannya disebutkan fakta bahwa Entitas Yahudi memiliki privasi yang berbeda dengan dunia lainnya, dan keluar dari mayoritas dalam hal sepak terjang dan berbagai urusannya!! Dengan karakter sebagai “Dunia Klenik” yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama dalam tatanan dunia baru dan hukum internasional, yang selalu melakukan pelanggaran dan mengabaikan undang-undang, adat dan konvensi dalam pendirian negara dan pembentukannya, berbagai kegiatannya, perundang-undangannya, dalam menunaikan hak-haknya dan kewajiban-kewajibannya.

Bahwa Guiness World of Record dipanggil untuk pergi ke Palestina secara khusus untuk mengumpulkan berbagai laporan terhadap tindakan yang dilakukan oleh penjajah zionis… maka -dari itu- ditemukan banyak record; hal-hal yang asing dan menakjubkan yang tidak memiliki paralel di muka bumi ini!!

Adapun Record laporan tersebut adalah:

  • Entitas satu-satunya di dunia yang mengaku-ngaku sebagai salah satu anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan berbagai syarat belum bisa dipenuhi hingga saat ini dan bahkan belum pernah menerapkan satu syaratpun darinya.
  • Entitas satu-satunya di dunia yang tidak memiliki batas geografis yang membatasi negara-negara internasional disekitarnya, hingga saat ini belum memiliki batas geografi.
  • Entitas satu-satunya di dunia yang hingga saat ini tidak memiliki konstitusi yang terpadu dan tertulis, guna menetapkan tujuan dan kebijakan, karena itu Zionist merupakan entitas tanpa konstitusi.
  • Entitas satu-satunya di dunia yang terbuka untuk semua warga Yahudi untuk menduduki Palestina dan mengusir penduduk aslinya dan merampas rumah-rumahnya, menempatkan warga asing selain warga asli dengan mengaggap bahwa entitas tersebut milik warga Yahudi dari seluruh dunia.
  • Entitas satu-satunya di dunia yang melakukan penjajahan dan mengatur operasi dari penindasan, terorisme dan penyiksaan hingga –kadang kala- mati terhadap tahanan dari warga Palestina dan lain-lain.
  • Entitas satu-satunya di dunia yang memberkati tindak pembunuhan terhadap anak-anak, orang tua yang sudah renta dan wanita yang terisolir dari warga lain (para pengungsi), membenarkan setiap praktek pidana; sehingga para pemimpinnya aman dan tidak tersentuh hukum sedikitpun dari berbagai tindakan keji dan pembunuhan massal yang telah mereka lakukan.
  • Entitas satu-satunya di dunia yang memiliki kebebasan dan hak kepemilikan senjata nuklir tanpa ada ikatan dan pengawasan, bahkan bebas menggunakan senjata terlarang tersebut dalam dunia internasional.
  • Entitas satu-satunya di dunia, yang membuat konstitusi membolehkan perampasan terhadap tanah orang lain, mengusir warga aslinya dari tanah dan harta benda mereka.
  • Entitas satu-satunya di dunia, yang tidak memiliki tentara rakyat bahkan pasukan, terdapat di dalamnya tentara yang berubah haluan dalam waktu beberapa saat saja. · والكيان الوحيد في العالم الذي يصف مغتصبوه أنفسهم بأنهم متميزون عن غيرهم ، وأنهم شعب مختار أرقى من بقية البشر ، فلهذا يحق لهم مالا يحق لغيرهم .
  • Satu-satunya entitas di dunia mengklaim dirinya yang memiliki keistimewaan dari yang lain, mereka adalah bangsa pilihan dan orang-orang terbaik dari semua manusia, karena itu mereka memiliki hak sebagaimana orang lain berhak untuknya. · و الكيان الوحيد في العالم الذي تنتهك فيه المقدسات الإسلامية وتحول المساجد إلى زرائب للحيوانات ، وأوكار للخنا والفجور ، والعالم متفرج بلا حراك.
  • Satu-satunya entitas di dunia yang melanggar perjanjian suci Islam dan mengubah masjid menjadi tempat penampungan hewan-hewan, sebagai pusat tindak criminal dan kejahatan ke mesjid stables untuk hewan, sementara dunia hanya menjadi penonton tanpa mengambil tindakan apapun.

Karena itu, tindakan · الكيان الوحيد في العالم الذي اعترف به كعضو في الأمم المتحدة بشروط لم تتحق إلى الآن ، وحيث أن ممارسات اليهود تستحق وبكل جدارة أن تسجل في كتاب جينتس للأرقام القياسية ، هانحن نقدم وبالمجان عناوين مقترحة لفهرس موسوعة جينتس :Karentindakan Yahudi layak dan telah memenuhi syarat untuk didaftar dalam buku Gentes of the Records, dan kami hadirkan secara gratis katalog yang diusulkan untuk masuk pada kitab Guinness Gentes:

Tأقدم أسير في العالمTTTahanan terlama di seluruh dunia:

Antara jeruji besi dengan penjara-penjara Yahudi Israel yang di dalamnya tahanan Palestina dalam kondisi”Said al-atabah”, hingga mencapai tiga puluh-satu keluarga, dia adalah tahanan tertua di dunia, belum ada tahanan politik yang bergerak seperti هذه pada periode ini, sehingga membuat Nelson Mandela menghabiskan waktu selama 26 tahun, dan pembunuhan terhadap presiden John F كينيدي Kennedy أمضى 28 عاماً!! yang telah berlalu selama 28 tahun!

Dan pada akhir 2007 jumlah tahanan Palestina yang menghabiskan waktu lebih dari lima belas tahun mencapai 232 tahanan, diantara mereka ada yang melewati waktu lebih dari dua puluh tahun ke 73 tahanan tiba, adapun yang melewati waktu hidup dan diantara mereka ada orang yang menghabiskan waktu dalam penjara lebih dari seperempat abad lebih dari 10 tahanan … mereka semua memiliki hak untukوهؤلاء جميعاً مرشحون لتسجيل أسمائهم بشكل فردياً وجماعياً في موسوعة جينيس العالمية !! untuk didaftarkan nama-nama mereka secara individu dan kolektif dalam Guinness World!

Penjara terbesar di dunia:

Di Gaza dan Jalur Gaza dan setelahnya terdapat pagar tembok terbesar di dunia yang berfungsi sebagai pemisah, dan memiliki tahanan terbesar dalam sejarah modern?! أسواره أطول بثلاثة أضعاف من جدار برلين ، وأعلى منه بمرتين ، ومصنوعة من خرسانة مسلحة بارتفاع 8 إلى 9 متر على امتداد 750 كيلو متر . Panjang tembok tersebut 3 kali lipat dari panjangnya tembok Berlin, bahkan ketingginya juga dua kali lipat darinya, dan terbuat dari beton bersenjata lengkap pada jarak 8 hingga 9 meter yang panjangnya lebih dari 750 km.

Memiliki tahanan terbanyak dari sejumlah tahanan lainnya أكثر عدد من المسddrida:

Antara dinding pemisah yang mengisolir warga Palestina yang berjumlah tiga juta orang meliputi puluhan kota dan ratusan desa yang dikelilingi oleh dinding tinggi tersebut.

Pemerintah dan kongres di belakang bar:

Jumlah menteri dalam pemerintah Palestina di belakang bar mencapai 7 menteri, 40 Wakil dari majlis konstitusi Palestina yang terbelenggu dalam penjara penjajahan.

Memiliki wanita terkأصغرecil yangطفلة تقتلysnhyang dibunuh : :

Ada wanita termuada usianya yang طفلة قتلت بأيدي الصهاينة لا يتجاوز عمرهاdibunuh oleh Zionists, waktunya tidak mencapai 10 hari sehingga menjadi korban terkecl dan termuda di dunia.

Bangsa yang 50 % nya ditangkap dan dipenjarakan:

Jumlah tahanan Palestina mencapai 700 ribu saat penangkapa; jika dihitung sejak awal penahanan sejak awal penjajahan Zionist hingga sekarang, terjadi penangkapan satu dari empat warga Palestina di dalam Palestina. Jika kita pertimbangkan bahwa sebagian besar dari para tahanan adalah laki-laki dewasa, yang mencapai 42% warga laki-laki di Palestina pernah merasakan penjara; satu warga setara dengan 2 warga Paestina.

Tahanan paling muda di seluruh dunia:

.Penjara zionis memiliki tahanan anak-anak beliau di dunia yang usianya 13 tahun.

:Jumlah peluru terbanyak yang bersarang dalam tubuh anak perempuan:

30peluru menembus tubuh perempuan muda yang masih berumur tidak lebih dari 13 tahun, hal itu terjadi setelah dirinya tertembus peluru sniper di kepala saat hendak pergi ke sekolah, setelah dibunuh dan tubuhnya mulai melemah tergeletak di jalan masih menggenggam tas sekolah, kemudian salah seorang tentara Yahudi menghampirinya untuk melihat peluru yang bersarang di tubuhnya. Kemudian memarahi anggota pasukannya untuk dijatuhi hukuman bohongan guna dibersihkan dari darah wanita kecil tersebut… seperti halnya darah .sebagai Mohammed al-Durra yang pembunuhannya disiarkan secara langsung agar disaksikan fase-fase dari kematiannya oleh jutaan warga di seluruh dunia.

More desecrated sakral di dunia:

Telah terjadi penistaan lebih dari 200 mesjid di daerah yang dijajah sejak 1948 dan diubah menjadi bar dan klub dan rumah-rumah, restoran, klub malam dan tempat pemutaran film pornografi.

Tahanan sekolah dan mahasiswa:

Pasukan penjajah telah menahan lebih dariفي معتقلات 1.175siswa, termasuk 330 anak-anak di bawah usia delapan belas tahun.

Sekolah dan universitas ditutup:

Jumlah sekolah dan perguruan tinggi yang ditutup pada tahun 2006 oleh perintah pasukan berjumlah 12 sekolah dan 1 Universitas, sementara itu pada waktu yang lainnya melakukan kegaduhan saat jam pelajaran ketika melakukan agresi pada 1.125 sekolah dan lembaga-lembaga pendirikan dan kuliah.

Lembaga pendidikan yang hancur:

Pada tahun (2006) jبلغ عدد مؤسسات التربية والتعليم التي تعرضت للقصف 359 مدرسة ومديرية ومكاتب تربية وتعليم وجامعة في عام واحد ( 2006م ) jjumlah lembaga pendidikan dan lembaga pendirikan dan t’lim yang hancur sebanyak 359, begitu pula terhadap kantor-kantor dan Direktorat Pendidikan dan universitas telah berubah menjadi barak militer.

Para sطلاب قتلوا برصاص الاحتلال ssiswa dibunuh oleh peluru penjajah:

Jumlah siswa yang syahid oleh peluru tentara penjajah mencapai 848 siswa dari berbagai sekolah sekolah dan kampus. ووصل عدد الطلبة والطالبات والموظفين الذين أصيبوا برصاص الاحتلال إلى 4792 طالباً وطالبة وموظفاً. Dan jumlah siswa –laki-laki dan wanita- dan staf yang terluka oleh karena peluru penjajah mencapai 4.792 siswa-siswi dan staf.

Pohon-pohon yang dihancurkan:

Jumlah pohon-pohon yang dihancurkan mencapai 13572896, menghancurkan lebih dari 784 gudang pertanian, dan 788 peternakan ayam berikut dengan peralatan yang juga dihancurkan, dan 14.829 ekor kambing domba yang disembelih, sapi dan unggas yang dibunuh mencapai 12.151 serta memusnahkan 16.549 perkebunan kurma, dan menghancurkan sumur secara keseluruhan yaitu berjumlah 425 Sumur, dan rumah-rumah petani yang hancur total sebanyak 207 rumah. Dan semua semua terjadi pada tahun (2006)

Tertinggi tingkat kemiskinan di seluruh dunia:

Tingkat kemiskinan di wilayah Palestina oleh karena adanya penghalangan jalan hingga mencapai 75%, menurut hasil survei pada tahun 2007.

Pemeriksaan dan raids:

Pasukan penjajah membuat نصبت قوات الاحتلال 5001 حاجزاً عسكرياً ونقطة تفتيش في الأراضي المحتلة وأكثرها titik blockade dan titik pemeriksaan pada wilayah yang diduduki dan secara keseluruhan selalu mobile (berpindah-pindah), adapun yang permanen berjumlah 763 penghalang.

Hأكثر حواجز لسائقي التاكسي Hhambatan terbanyak untuk pengendara taksi:

Sopir taksi السائق الفلسطيني عليه أن يتخطي أكبر عدد ممكن من الطرق الالتفافية على اختلاف أنواعها، بالإضافة التهرPalestina memiliki paling banyak lintasan yang harus dilewati terutama pada jalan memotong dari semua jenis, selain dalih من الحواجز حتى يصل إلى وجهته الأخيرة . hambatan untuk mencapai tujuan akhir.

Rezim apartheid pertama:

.Palestina yang dijajah merupakan tempat terbesar diterapkannya sistem apartheid, yang memungkinkan Palestina menggunakan tidak lebih dari 50 meter kubik air per tahun, sedangkan orang-orang Yahudi memungkinkan penggunaan air lebih dari 2.400 meter kubik air setiap tahun yang berasal dari perairan di Tepi Barat, yaitu 42 kali lipat dari warga Palestina. ودخل الفرد اليهودي في الكيان العبري يصل إلى 30 ضعف دخل الفرد الفلسطيني ، ومع ذلك يجبر الفلسطينيون على شراء لبضائع بسعر السوق للكيان المحتل . Pendapatan per kapita di dalam entitas Yahudi 30 kali pendapatan per kapita Palestina, dan bersamaan dengan itu warga Palestina terpaksa membeli barang dengan harga pasar yang diduduki oleh entitas Yahudi.

Tidak hanya pada standar itu . Persoalan Palestina paling banyak permasalahan yang ditulis dalam berbagai tulisan dan buku, dan paling resolusi internasional yang dikeluarkan, paling banyak permasalahan yang hadir dalam berbagai media dan berita, lebih banyak permasalahan yang di dialogkan dalam berbagai pertemuan, konferensi dan forum, demonstrasi-demonstrasi, condemnations dan ancaman, dan juga yang terbesar penyebab dipalsukannya fakta dan bertebarannya keraguan, isu dan kedustaan, dan Kepadatan penduduk terbesar yang ada di Jalur Gaza, dan wolayah terbanyak yang pohon-pohon berbuah yang dihancurkan, daerah yang banyak larangan terhadap kebebasan mobil angkutan umum, daerah yang paling banyak di seluruh dunia yang sekolahnya macet, daerah yang paling sulit untuk mengangkut para pelajar ke sekolah-sekolah di seluruh dunia, daerah paling banyak terdapat halang lintang militer dan pemeriksaan dalam satu kawasan di dunia, dan banyak lembaga-lembaga social dan badan amal yang ditutup, maka pada tahun 2007 entitas Yahudi telah metutup lebih dari 70 badan amal, setelah lebih dahulu dibekukan dan dicuri seluruh asetnya.

Gentes merekam ini semua dan tanpa ada kesamaan judul dengan yang lainnya: tahanan tertua, penjara terbesar, tahanan ter banyak, penjara tergelap, resolusi terbanyak, konferensi terpanjang, konvensi dan yang paling tidak masuk akal dan penodaan tempat suci paling banyak dan dengan kasus yang paling banyak penyimpangan! (Isa el-Qodumi/sf/ut)
(Sumber: Dakwatuna.com)